Direct Election System In City of Makassar In Islamic Law Perspective

Main Article Content

Akil Tahir
Lamba Sultan
Darussalam Syamsuddin
Moh Sabri

Abstract

Direct Election System in Makassar City in Islamic Law Perspective, this is located in Makassar City, South Sulawesi Province. This type of research is descriptive qualitative. While the approach used in this study is a formal juridical approach. The results of the study indicate that the mechanism of direct elections in Makassar City in accordance with the 1945 Constitution, Article 18 paragraph (4) affirms: "Governors, Regents, and Mayors respectively as Heads of Provincial, Regency, and City Governments are democratically elected". It's just that there are still those that are not in line with the provisions of Islamic law and law, for example being elected as Regional Head because of nepotism, using the power of money or called money politics. Regional Head in Makassar City, it can be said that he is competent. However, when viewed from the post-conflict local election law, it turns out that there is one important requirement that is omitted, namely about public testing, so that it is not chosen from its capacity, but is chosen more in terms of the strength of political parties and in terms of the strength of the funds. The character of the voters is also diverse and generally, there are still some whose voting rights can be bought with money.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Tahir, A., Sultan, L., Syamsuddin, D., & Sabri, M. (2019). Direct Election System In City of Makassar In Islamic Law Perspective. Journal of Research and Multidisciplinary, 2(1), 71-83. https://doi.org/10.5281/jrm.v2i1.%
Section
Articles

References

Ali, Achmad, 1996. Menguak Tabir Hukum (Suatu Kajian Filosofis dan Sosiologis), Jakarta: Candra Pratama..
Ali, Achmad, 2001. Penegakan Hukum, Hak Asasi Manusia, dan Demokrasi, Jurnal Ishlah, Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia, Makassar: Seri Nomor 2, Tahun III, Mei-Juni.
Ali, Mohammad Daud, 2012. Hukum Islam, Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Islam di Indonesia, Cet. XVIII, Jakarta: PT. Rajagrafindo.
Ali, Zainuddin, 2010. Hukum Islam, Pengantar Ilmu Hukum Islam di Indonesia, Cet.III, Jakarta: Sinar Grafika.
Al-Asqalāni, Ibnu Hajar. Fath al-Bāri bi Syarh Shahīh al-Imam Abi 'Abd Allāh Muhammad Ibn Isma'īl al-Bukhāri. t.tp; al-Maktabah al-Salafiyah, tt
Asshiddiqie, 2005. Jimly, Konstitusi & Konstitusionalisme Indonesia, Jakarta: Sekretariat Jenderal dan Kepanitraan Mahkamah Konstitusi RI.
Aswanto, 2012. Hukum dan Kekuasaan, Relasi Hukum, Politik dan Pemilu, Yogyakarta: Rangkang Education.
Azizy, A. Qodri, 2004. Membangun Integritas Bangsa, Cet.II, Jakarta: Renaisan.
Bagir Manan, 2015. Kepala Daerah Dipilih Langsung atau Tidak Langsung, Majalah Hukum Varia Peradilan, Tahun XXX, Nomor 350.
Baharun, Muhammad, 2011. Buku Pintar Hadits, Jakarta: Qibla'.
Dahlan, Abdul Azis, 2001. Ensiklopedi Hukum Islam, Jilid 5, Cet.V, Jakarta: PT. Ichtiar Baru Van Hoeve.
Departemen Agama RI, 2007. Alqur'an dan Terjemahnya, Jakarta: Tiga Serangkai.
Departemen Pendidikan Nasional, 2015. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: PT. Gramedia.
Djazuli, 2009. Fiqhi Siyasah, Implementasi Kemaslahatan Umat Dalam Rambu-Rambu Syariah, Cet.4, Jakarta: Kencana..
Djazuli,2013. Ilmu Fiqh, Penggalian, Perkembangan dan Penerapan Hukum Islam, Cet. IX, Jakarta: Prenadamedia Group.
Djazuli, 2014. Kaedah-Kaedah Fikih (Kaidah-Kaidah Hukum Islam dalam Menyelesaikan Masalah-masalah yang Praktis, Cet.5, Jakarta: Prenada-media Group
Al-Haet~samy, 1992. Al-Hafid. Majma' al-Zawāid. Beirut: Dār al-Fikr.
Ibnu Taimiyah, Ahmad, Majmu' Fatawa, Riyad: Daru Alimi al-Kutub, 1412 H/1991 M.
Iqbal, Muhammad, 2014. Fiqh Siyāsah, Kontekstualiusasi Doktrin Politik Islam, Cet.1, Jakarta: Prenadamedia Group.
Iqbal Muhammad dan Amin Husein Nasution, 2010. Pemikiran Politik Islam dari Masa Klasik Hingga Indonesia Kontemporer, Cet.I; Jakartra: Kencana.
Januar, Iwan, 2013. Demokrasi Biang Korupsi, Majalah Media Politik dan Dakwah, No.151, Tahun XIII, 1-31.
Al-Jawi, 2013. KH. Shiddiq, Islam Menolak Demokrasi, Majalah Media Politik dan Dakwah, No.151, Tahun XIII, 1-31.
Kaelan, 2012. Metode Penelitian Kualitatif Interdisipliner Bidang Sosial, Budaya, Filsafat, Seni, Agama dan Humaniora, Edisi Pertama; Yogyakarta: Paradigma.
Moleong, J. Lexy, 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif, Cet. XXXII, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Salim, Abd. Muin, 1995. Fiqhi Siyāsah, Konsepsi Kekuasaan Politik dalam Alqur'an, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Salim, Abdul Muin, 2000. Elaborasi Bahasa Politik Islam dalam Al-Qur'an, Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Islam, Al-Huda, Makassar: Vol.I, No.2.
Sampara, Said, 2008. Pemerintah yang Bersih Korelasinya Dengan Tata Pemerintahan yang Baik, Jurnal Konstitusi PKK-FH Universitas Muslim Indonesia, Makassar: Volume I, No.1.
Soetriono dan SRDm Rita Hanafie, 2007. Filsafat Ilmu dan Metode Penelitian, Yogyakarta: Andi.
Sunanto, Musyrifah, 2005. Sejarah Peradaban Islam Indonesia, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Sultan, Lomba dan Talli Abd. Halim, 2012. Peradilan Islam dalam Lintasan Sejarah, Cet. I, Makassar: Alauddin University Press.
Swetandio Wignyosoebroto, 1993. Sedikit Penjelasan tentang Kajian-kajian Hukum dari Perspektif Ilmu Sosial, Warta Hukum dan Masyarakat, No. 1 Tahun Ke-1, Nopember, Surabaya.
Sunanto, Musyrifah, 2014. Sejarah Islam Klasik, Perkembangan Ilmu Pengetahuan Islam, Jakarta: Prenada Media.
Suryabrata, Sumadi, 2012. Metodologi Penelitian, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Al-Suyuti, Abd al-Rahman Ibn Abi Bakr. 1403. Al-Asybāhwā al-Nadhāir. Beirut: Dār al-Kutub al-'Ilmiyah.
Syafiie, Inu Kencana, 2014. Ilmu Pemerintahan, Cet. II; Jakarta: Bumi Aksara.
Syahruddin dkk, 2015. “Pilkada Serentak pada 11 Kabupaten di Sulsel Cetak Rekor”, Fajar, 10 Desember 2015.
Al-Syaibāny, Abu Abdullah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal bin Hilal bin Asad.Musnad Ahmad. Mesir: Wizārah al-Aukāf, t.th.
Asy-Syiraizi, Syaikh Nashir Makarim, 1992. Al-Amtsal fi Tafsir Kitab Allah al- Kurniawan, Tafsir al-Amtsal, Jilid I, Jakarta: Gerbang Ilmu Press.
Syihab, Umar, Hukum Islam dan Transformasi Pemikiran, Semarang: Dina Utama, 1996
Zaedan, Abdul Karim. 2000. Nidhām al-Qadhā: fī al-Syari'ah al-Islāmiyah. Cet. III; Beirut: Muassasah al-Risālah.
Zaidan, Abdul Karim. 1970. Al-Fard wa al-Daulah Fī al-Syri'ah al-Islāmiyah. USA: International Islamic Federation Of Student Organizations.