The Implementation of Inheritance Law in Muslim Communities in the City of Makassar

Main Article Content

Andi Herawati
H. A. Qadir Gassing
H. Lomba Sultan
Abd Halim Talli

Abstract

Rules regarding the transfer of property of a deceased person (heir) to his surviving heirs are sub-systems of Islamic inheritance law. Islam as universal teaching teachers and regulates all aspects of human life with the aim that humans get the benefit of life both in the world and in the hereafter. Therefore Allah's rules can be understood and practiced based on their intellectual aspects and can also be understood and practiced based on their contextual aspects, in order to create a human society in general and family in particular. So that is why the Muslim community of the city of Makassar is more inclined to carry out the distribution of inheritance based on an agreement by way of deliberation. Such resolution efforts are called resolutions through non-litigation channels, while efforts to distribute inheritance through court decisions are called settlement through litigation.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Herawati, A., Gassing, H. A. Q., Sultan, H. L., & Talli, A. H. (2019). The Implementation of Inheritance Law in Muslim Communities in the City of Makassar. Journal of Research and Multidisciplinary, 2(1), 106-115. https://doi.org/10.5281/jrm.v2i1.%
Section
Articles

References

Afdol. (2006). Kewenangan Pengadilan Agama Berdasarkan UU No. 3 Tahun 2006 & Legislasi Hukum Islam di Indonesia. Cet. I; Surabaya: Airlangga University Press.

Ali, Muh. (1993). Daud. Hukum Islam: Pengantar Ilmu dan Tata Hukum Islam di Indonesia, Edisi Ketiga . Jakarta: RajaGrafindo Persada,.

Arifin, Busthanul. (1996). Pelembagaan Hukum Islam di Indonesia: Akar Sejarah, Hambatan, dan Prospeknya. Cet. I; Jakarta: Gema Insani Press.

Arto, Mukti. (2007). Praktek Perkara Perdata pada Pengadilan Agama. Cet. I; Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Athoillah, M. (2016). Fikih Waris (Metode Pembagian Waris Praktis), Ed. Revisi. Cet. III; Bandung: Yrama Widya,.

Azizy, A. Qodri. (2002). Eklektisisme Hukum Nasional, Kompetisi antara Hukum Islam dan Hukum Umum. Cet. I; Yogyakarta: Gama Media.

Bisri, Cik Hasan. (2004). Pilar-Pilar Penelitian Hukum Islam dan Pranata Sosial. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Budiono, A. Rahmat. (1999). Pembaharuan Hukum Kewarisan Islam di Indonesia (Bandung: Citra Aditya Bakti.

al-Bukhari, Abu Abdillah Muhammad bin Ismail. Sah}ih} al-Bukhari>, dalam Mausu’ah al-Hadis al-Syarif [CD ROM].

Bungin, Burhan. (2004) Ed. Metodologi Penelitian Kualitatif: Metodologi Penelitian Ke Arah Ragam Kontemporer. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Darokah, Ali. (1998) “Reaktualisasi Mencari Kebenaran, Ikhtiar yang Wajar”, dalam Polemik Reaktualisasi Ajaran Islam. Bandung: Mizan.

Dja’far, Moh. (t.th.) “Kewarisan” dalam Taufiq Abdullah dkk, ed., Ensiklopedi Tematis Dunia Islam, Jilid 3. Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve.

Djafar, Idris. dan Taufiq Yahya. (1999) Kompilasi Hukum Islam. Cet. I; Jakarta: Pustaka Jaya.

Djamil, Fathurahman. (1999) Filsafat Hukum Islam, Jakarta: Logos.

Djamil, Fathurrahman. (1998) Wasiat : Makna, Urgensi dan Kedudukannya dalam Islam dalam Jurnal Mimbar Hukum No. 38 Tahun IX.

Falaah, Fajrul. (1993) “Peradilan Agama dan Perubahan Tata Hukum Indonesia”, dalam Moh. Mahfud MD (Ed.), Peradilan Agama dan Kompilasi Hukum Islam dalam Tata Hukum Indonesia. Cet. I; Yogyakarta: UII Press.

Fikri dan Wahidin. (2016) “Konsepsi Hukum Waris Islam dan Hukum Waris Adat (Analisis Kontektualisasi dalam Masyarakat Bugis).” al-ahkam, vol. 1 no. 2.

Habiburrahman, (2011) Rekonstruksi Hukum Kewarisan Islam di Indinesia. Cet. I; Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Hassan, A. (2003) Al-Fara’id, Ilmu Pembagian Waris, Surabaya: Pustaka Progressif.

Hazairin, (1985). Tujuh Serangkai Tentang Hukum. Cet. IV; Jakarta: Bina Aksara.

Karim, Muchith A. (2010). Pelaksanaan Hukum Waris di Kalangan Umat Islam Indonesia. Cet. I. Jakarta: Maloho Jaya Abadi Press.

Karim, Muchith A. (2012). Problematika Hukum Kewarisan Islam Kontemporer di Indonesia. Cet. I. Jakarta: Puslitbang Kehidupan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Kementerian Agama RI. (2010). Al-Qur’an dan Terjemahnya. Jakarta: Tehazed.

Mahkamah Agung RI. (2001). Kompilasi Hukum Islam, Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Mahkamah Agung RI. (2014) Pedoman Teknis Administrasi dan Teknis Peradilan Agama Buku II, Edisi Revisi 2009. Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama.

Manan, Abdul. (2005). Penerapan Hukum Acara Perdata di Lingkungan Peradilan Agama Cet. I; Jakarta: Prenada Media.

Muhibbin, Moh. dan Abdul Wahid. (2009) Hukum Kewarisan Islam sebagai Pembaruan Hukum Posistif di Indonesia. Cet. I; Jakarta: Sinar Grafika.

Nessa, M. Rum. (2016). “Putusan Hakim sebagai Wadah Pembaharuan Hukum” dalam M.Sutomo dan Ahmad

Zaenal Fanani (Ed), Menggugat Stagnasi Pembaharuan Hukum Islam di Indonesia. Cet. I; Yogyakarta: UII Press.

Shiddiqi, (1997). Noeruzzaman. Fiqh Indonesia Penggagas dan Gagasannya Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sjadjali. (1995). Munawir. Kontekstualisasi Ajaran Islam. Cet. I; Jakarta: Temprint.

Sudarsono. (1992). Pokok-Pokok Hukum Islam. Jakarta: Rineka Cipta.

Supriyadi, Dedi. (2007) Sejarah Hukum Islam, Dari Kawasan Jazirah Arab sampai Indonesia). Cet. I; Bandung: Pustaka Setia.